• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 21 April 2014
Tribun Gorontalo

PKK Kunjungi Desa Tapadaa

Jumat, 1 Juni 2012 10:09 WITA
GORONTALO, TRIBUNGORONTALO.COM- Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo yang diketuai oleh Idah Syahidah Rusli Habibie mengunjungi Desa Tapadaa Kecamatan Suwawa Kabupaten Bone Bolango,  Kamis (31/5/2012).

Kunjungan ini bertujuan menjadikan Desa Tapadaa sebagai salah satu Desa Binaan PKK Provinsi Gorontalo.

Dalam kesempatan tersebut, Idah Syahidah bertemu langsung dengan para warga yang tergabung dalam beberapa kelompok usaha yakni usaha karawo, serta usaha pembuatan tahu.

Idah menjelaskan, saat ini para pembuat tahu yang ada di Desa Tapadaa sudah tidak lagi membuat tahu dikarenakan tidak adanya alat ataupun fasilitas pembuatan tahu.

“Kemarin sebelum dilakukan pemekaran Desa, mereka memilki alat-alatnya, namun setelah ada pemekaran, maka semua alat tersebut menjadi milik dari Desa Induk, Insyaallah kami dari PKK akan memfasilitasi mereka,” ujar Idah.

Menurutnya akan sangat rugi apabila kemampuan dan keterampilan para pembuat tahu ini tidak dimanfaatkan dengan baik.

"Pemerintah dalam hal ini PKK dan beberapa SKPD lainnya akan berupaya untuk membantu warga desa Tapadaa menuntaskan permasalahan ini," ujarnya.

Untuk usaha Karawo sendiri, menurut Idah hampir semua warga yang ada dikelompok usaha Karawo mampu membuat sapu tangan karawo.
“Jumat nanti, PKK akan kembali lagi kesini dengan membawa bahan-bahannya sebagai modal awal mereka,” tambahnya.

Idah juga mengatakan, setelah hasil kerajinan karawo tersebut selesai, maka akan langsung dibeli oleh PKK, sehingga uang hasil penjualan dapat digunakan sebagai modal awal mereka berusaha.

Selain Kerajinan Karawo dan pembuat tahu, desa Tapadaa juga memilki berbagai potensi yang besar dari segi pertanian, bahkan tidak menutup kemungkinan, desa tersebut bisa menjadi pusat agrowisata.

Berbagai hasil pertanian diantaranya buah pisang dan buah langsat, menjadi penghasil utama desa Tapadaa, namun sayangnya masyarakat belum memiliki potensi untuk mengolah hasil pertanian tersebut.

“Nantinya PKK juga akan memberikan keterampilan pengolahan makanan dan proses pemasarannya, dengan harapan warga mendapatkan pengetahuan yang berharga untuk menambah wawasan serta menunjang perekonomian keluarga,” tutur Idah. (*)
Penulis: taufiq
Editor: taufiq
Komentar

Berita Populer
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved l About Us l Privacy Policy l Help l Terms of Use l Redaksi l Info iklan l Contact Us l Lowongan
Atas